Sunday, 2 August 2015

PERPUSTAKAAN KECIL ITU MILIK AY


Minggu pagi ini kami hanya berkumpul dirumah, sambil ngobrol dan membaca buku kesukaan kami diteras kamipun menghabiskan waktu dengan penuh canda. “Tentang buku punya cerita, siapa yang mau mendengarkannya? Tanyaa ayah pada kami.” “Mauuu” teriak kami kompak.
Baiklah ayah akan ceritakan buat kalian”  (sembari sesekali kami meneguk teh Sariwangi minuman favorit keluarga kami) :

Ayah sangat mencintai buku, dan itu semenjak ayah kecil dulu. Semakin hari koleksi buku ayah kian bertambah, baik buku pelajaran, cerita fiksi, komik, majalah anak, buku bacaan, buku ketrampilan juga buku bacaan   lainnya. Hingga saat itu ayah kecil kemudian berpikir bagaimana cara memanfaatkan buku ini. Kemudian ayah mendirikan PERPUSTAKAAN KECIL yang ayah kasih nama “RUMAH PERPUSTAKAANKU”. Waktu itu tahun 1992 ayah baru kelas 1 SMP, dua bulan perpustakaan itu begitu rame. Uang sewa untuk satu buku selama 3 hari sebanyak Rp. 50,00. Uang Rp. 50,00 itu ayah kumpulkan untuk menambah koleksi buku baru. Ayah ingin teman-teman ayah didesa Mertasari ini makin mencintai buku, agar kita tumbuh menjadi generasi bangsa yang cerdas. Namun sayang perpustakaan ayah ini hanya berlangsung selama 5 bulan saja. Karena ayah waktu itu tidak memahami manajemen perpustakaan. Banyak buku yang dipinjam teman ayah namun tidak dikembalikan. Ada juga yang dikembalikan namun kondisinya sudah rusak dan  penuh corat-coretan. Tapi ayah seneng meski sederhana tapi ayah sudah berbuat sesuatu buat teman-teman ayah. 

“ Wahh sungguh kami bangga sama ayah, ayahku keren.” Teriak Abrisam disambut tawa kami semua. Kamipun larut dalam kebahagiaan sambil sesekal menghabiskan teh hangat buatan Bunda.

Harapan : Berharap makin banyak anak Indonesia yang mencintai buku, suka dan menikmati membaca buku dan menciptakan perpustakaan tak hanya untuk dirinya tapi untuk semua orang agar generasi Indonesia adalah generasi yang cerdas.

No comments:

Post a Comment