“Bunda, tahu ngga
ternyataTeh
mengandung antioksidan yang berguna bagi kesehatan. Kandungan antioksidan pada
teh juga lebih baik daripada yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan
karena dapat lebih mudah diserap oleh pembuluh darah, wah...berarti bagus dong
kita minum teh ini dengan teratur” tutur ayah padaku. “Iya pastinya ayah, Riset
menunjukkan bahwa manfaat maksimal teh akan diperoleh melalui konsumsi teh secara
rutin (4-6 cangkir teh per hari),” ungkapku. “Hmm jadi semakin suka nih ngeteh Sariwanginya”
kata ayah sambil melemparkan senyumnya padaku. Kemudian, anak-anakpun ikut
bergabung dalam kehangatan keluargaku ini.
Tiba-tiba Abang Abrisam
berkata “ Bunda makasih yaa sudah melahirkan Abrisam, tadi ibu guru agamaku
bercerita bahwa hamil itu butuh
perjuangan, karena ada nyidamnya. Emang NYIDAM itu apa Bun? Tanyanya polos “Nyidam itu
perasaan yang dirasakan oleh ibu hamil karena ingin mendapatkan perhatian dari
ayah, misalnya karena ingin makan mangga maka ayah membelikan mangga, minta
anggur maka ayah membelikan anggur.”
Kataku memberi penjelasan. “Terus dulu
pas bunda hamil Abang, Bunda nyidam apa?
Tanyanya makin penasaran. “ Hmmm...apa yaa Bunda Nyidam mendengarkan Musik
Mozart, dari buku sampe kaset ayah
kemudian membelikannya untuk Bunda. Bunda bahagia sekali ketika suatu sore ayah
ngasih buku dan kaset Mozart. Karena dalam teori musik Mozart mempunyai efek
meningkatkan kecerdasan anak. Bundapun buru-buru ingin memndengarkan musik
mozart itu. Tapi setelah sekali, dua kali hingga puluhan kali Bunda coba
dengarkan musik Mozart, hati Bunda merasa “KURANG” menyukai musik itu, Bunda
ngga enjoy, merasa “BUKAN” budayanya. Tapi Bunda berusaha terus mendengarkan walau
hanya sebentar, itu semua bukan karena musik Mozartnya tapi KARENA BUNDA INGIN
MENGHARGAI PEMBERIAN AYAH. Tanpa sepengetahuan ayah Bunda meminta Eyang Kakung
dibelikan kaset gending jawa juga musik sunda dengan alunan khas serulingnya.
Dan WAWWW...moodnya Bunda berubah jadi Happy, Bunda bersemangat, Rileks, dan
tenang. Akhirnya Bunda selalu mendengarkan musik gending jawa dan seruling sunda ketika pagi dan sore hari. Dan
hasilnya Lihatlah ana-anak Bunda yang manis dan pintar – pintar ini.” Godaku
pada anak-anak kami. Ayah sayang maafkan Bunda yaa Bunda baru jujur sekarang.”
Ungkapku.
“Hahh...kenapa Bunda
baru cerita sekarang, coba klo cerita dari dulu pasti ayah belikan. Iya sayang,
hanya karena engkau takut mengecewakanku engkau melakukan semua ini” Aku
sungguh mencintai Bunda makasih ya sudah melahiirkan Anak yang
membanggakan kami orang tuanya juga bangsa dan negara Indonesia tercinta
pastinya “ tutur ayah penuh bangga.
“mari kita lanjutkan
lagi minum tehnya...” Ayoooo”....teriak kami bahagia.
Harapan : Indonesia itu kaya raya. Tentang
musik Indonesia juga punya ribuan aneka ragamnya. Kami yakin sesungguhnya
musik-musik daerah Indonesia juga bisa bermanfaat bagi kesehatan, psikologis,
peningkat kecerdasan dan efek-efek positif lainnya. Hanya saja “SEPERTINYA”
masih kurang atau masih sedikit para peneliti yang menemukan hal tersebut.
Semoga banyak peneliti-peneliti muda yang bisa menggali kekayaan musik daerah
Indonesia yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Amiin...
No comments:
Post a Comment