Sunday, 2 August 2015

ADA CINTA DI SOTO BUMBU TAUCO KHAS KOTA TEGAL


Minggu pagi, kali ini kuisi dengan memasak berdua bareng suami. Memasak buatkami adalah salah satu cara menjaga romantisme cinta. Ditemani teh Sariwangi hangat kamipun asyik ngobrol tentang perkembangan anak-anak sembari berangan mau jadi apa mereka  kelak. Tiba-tiba keempat anakku menghampiri sambil menggoda Khalillapun berkata “Ciee Ayah Bunda masak berdua, lagi masak apa sih Bun?” tanyanya penasaran. “Masak Soto, sayang” jawabku. “Uuuhhh Ayah sama Bunda kenapa sih suka sekali masak dan makan soto? “tanya Abrisam. “Hemmm mau tahu apa mau tahu banget” ledek Ayah. “Mauuu dong” jawab anak-anakku kompak. “ceritain ngga yaa” godaku mesra. “Ayooo Bunda ceritain dong” rajuk Kaka Kalle. “Baiklah Ayah ceritain yaaa, Ayah pertama kali main ke Brebes ini, main kerumah Eyang Putri dan Eyang Kakung, Makanan pertama yang Ayah makan, makanan khas daerah ini adalah SOTO BUMBU TAUCO KHAS KOTA TEGAL. Entah mengapa Ayah langsung menghabiskan bahkan sampe dua mangkok. Padahal Ayah tidak biasa dengan makanan Asin. Ayahkan suka masakan khas Banyumas yaitu rasa manis. Apa karena Ayah cinta sama Bunda Ya?” jawab Ayah sembari melirik kearahku. “Tahu ngga sebenarnya waktu itu Bunda menambahkan sedikit gula merah  pada soto buat Ayah lhoo jadi tetap “rada” manis ko namun waktu itu Ayah tidak tahu.. Tapi sekarang terbiasakan dengan soto bimbu tauco yang asin dan pedas?” tuturku. “oohhh Jadi itu rahasianya Ayah bisa sampai nambah dua mangkok. Iya Ayah suka sama soto dan juga karena cinta sama Bunda ko.” Jawab Ayah sembari membelai mesra kepalaku. “Cieee cieeee” tawa anak kamipun semakin riuh.

Harapan :
Lewat ngeteh Sariwangi dan segala macam judul juga tema kegiatan sederhana rupannya makin mendekatkan tak hanya ragawi tapi hati ini. Dan itu butuh diciptakan. Semoga cinta kami Abadi, Amiin

No comments:

Post a Comment