Sunday, 2 August 2015

KETIKA ANAKKU BEREBUT MAINAN


Bermain & rebutan mainan seolah tak terpisahkan. Sebagai Ibu cekatan tindakanku adalah Laksana  wasit adil  aku berusaha  melerai 2 pihak yg berseteru. Aku meminta Lila & Sam untuk melepaskan mainan itu. Ajak  Lila & Sam untuk berdiskusi & tanyakan kejadiannya. Berikan kesempatan utk memberikan keterangan tanpa takut dihakimi & disalahkan. Ku jelaskan bila meminjam mainan harus meminta izin. Berikan pujian dgn acungan jempol, pelukan, ciuman. Katakan pula, pemilik barang tdk selalu meminjamkan barang. Bila ini yg terjadi, beri alternatif lain, ”Sam masih bisa memainkan mainan lain yg ada.” Berusaha tidak terpancing emosi. Ku cobal memberikan konsekuensi dengan time out. Sam diminta duduk disudut tertentu, dimana ia tidak boleh melakukan aktivitas apapun selama 5 menit. Ketika time out, mintalah Sam mengingat ketika meminjam benda milik adiknya. Selanjutnya  merefleksikan kembali peristiwa itu dengan pelajaran etika meminjam yg telah diajarkan, katakan, perbuatan yg dilakukan tidak tepat.

No comments:

Post a Comment