Strategiku
sebagai Ibu cekatan adalah, bereaksi sewajarnya, bertanya sembari mengajak buah
hati kita duduk, tidak memberi Cap "NAKAL" pada anak, mengajak anak
untuk meminta maaf & memaafkan
sahabatnya. Sebagai Ibu aku juga meminta
maaf pada teman & orang tuanya. Menjelaskan pada anak bahwa marah itu boleh tapi tidak harus
bereaksi berlebihan. Memotivasi anak untuk berani mengutarakan perasaannya. Menjelaskan pada
anak indahnya perdamaian dan bersahabat.
Mencium & memeluknya jika
buah hati kita juga merasa "tersakiti" oleh temannya, mendengarkan
alasan anak kenapa dia berbuat seperti itu. melatih anak untuk menyelesaikan
masalah "segera" & tidak ditunda-tunda. Aku dan suami selalu
menjaga hingga detik ini adalah TIDAK
MEMBICARAKAN KEJELEKAN ANAK DIDEPANNYA, DIDEPAN KAKAK ATAU ADIKNYA, DIDEPAN
ORANG LAIN YANG BERMAKSUD MERENDAHKANNYA." Biasanya aku mendiskusikannya
dengan suamiku dikamar. Aku & suami saling memotivasi untuk terus belajar
mengenal perkembangan & pertumbuhan anak
No comments:
Post a Comment