Ini kisahnya: sebagai
Ibu cekatan rupanya aku tak hanya terus belajar memperbaiki sikap, perilaku
juga keimanan. Tapi kata Ibu dan Mertuaku Aku harus tetap AYU. Meski sudah
memiliki 4 buah hati. Ayu ternyata menu wajib dalam hubungan rumah tangga.
Begitu petuahnya. Maka kini aku “ABSEN”
memakai & mengkoleksi baju kesayanganku yaitu daster rombeng dan kucel
penuh lubang dimana-mana namun nyaman dipake. Membuatku kurang menarik, itu
alasanya. Sebagai Ibu cekatan rupannya aku juga harus memberikan penghargaan
pada diriku sendiri yaitu dengan mengenakan baju nyaman, namun cantik dipandang
meski sederhana dan beli dipasar. Tak harus baru tapi bersih dan wangi. Tak
harus mahal atau bergaya ala penyanyi. Simpel tapi menawan, cantik bukan hanya
dikala mau pergi, Semuanya agar orang - orang tersayangku bangga karena aku
menjadi bagian dari hidup mereka. Agar suamiku merasa bersyukur karena Ayunya
aku tak hanya untukku tapi untuknya juga.
No comments:
Post a Comment