Sunday, 2 August 2015

BUKAN SEPATU KACA, TAPI SEPATU MERAH


Sore itu kami sedang asyik berkumpul sembari mengobrol  dan minum teh Sariwangi kesukaan keluarga kami. Dengan manja Khalilla merengek manja “ Ayah... Khalila ingin beli boneka baru, juga mainan masak-masakkan yang baru “. Begitu juga dengan Abrisam “ Abrisam juga yah pengen deh leggo yang baru dan unik” tuturnya lucu. 

“Hmmm iya Ayah janji akan membelikan apa yang kalian mau tapi setelah kalian  berhasil menghafal surat Albaqarah 2 ayat saja, gimana setuju” pinta ayah pada anak-anakku “ Baiklah Siapp, Insaallah Abrisam akan semangat belajar menghafal Ayah” ungkapnya semangat.

Tiba- tiba kakak Kalle bertanya “ Ayah aku mau tahu benda apa yang pertama kali Ayah belikan untuk Bunda.” “Hmmm apa yaa, oh ya benda yang pertama kali ayah hadiahkan kepada Bundamu adalah Sepatu high heels warna merah, Sttttstt...sebenarnya ayah mau membelikan Bundamu sepatu kaca, tapi itu hanya didongen dan cerita film saja.” Tutur ayah sembari memeluk pundakku disambut tawa bahagia kami semua.

No comments:

Post a Comment