Wednesday, 29 July 2015

ADA KISAH DI BUKU KEGIATAN RAMADHAN


Assalamualaikum Wr Wb.
Bismillahirohmanirrokhiim.................
Satu mingggu anakku Kalle  (9 tahun) pulang dari sekolah sembari menyodorkan BUKU KEGIATAN RAMADHAN. Kuraih buku itu hingga pikirankupun terbang ke memori masa kecilku. “Ya Allah Buku ini, buku ini isinya sama hanya sampul dan tahunnya saja yang berbeda dengan buku kegitan ramadhan milik Bunda ketika masih Sekolah Dasar dulu Nak” ungkapku sembari membuka lembaran demi lembaran dari buku kegiatan ramadhan ini.
Aku membawa buku kegitan Ramadhan itu masuk kedalam kamarku, di meja belajarku aku kembali membacaya, hingga ingatan apa yang aku lakukan bersama buku itu laksana lembaran kisah yang terekam apik dan kini kusedang memutarnya kembali.
Dan Ini kisahku,
Saat itu aku berusia 9 tahun saat berada di kelas 4 Sekolah Dasar.
“Yaa Allah Yaa Robb, akupun tertunduk malu, karena dulu aku bisa memalsukan tanda tangan Pak Ustad hanya ingin mendapatkan nilai BAIK dikegitan bulan ramadhan ini dan malas mengantri bersama teman lainnya. Aku bisa saja memberi tanda (centrang) untuk menandaiku puasa penuh 1 hari karena “malu” bila teman-teman mebaca bukuku dan aku tidak puasa. Aku bisa saja mencantumkan rangkuman kultum padahal aku tidak mengikuti ceramahnya. Aku juga mencantumkan kuliah subuh, padahal aku bobo manis usai sholat subuh. Semua itu karena AKU INGIN MENDAPATKAN PENILAIAN BAIK DIMATA MANUSIA (Astagfirullah).
Dan....
Hari ini saat anak kesayanganku Kalle menyodorkan buku ini akupun benar – benar tersadar serta bertekad untuk TIDAK LAGI MENGULANGI “DOSA” YANG BERJUDUL DAN BERTEMAKAN SAMA  PADA ANAK-ANAKKU JUGA ANAK MUSLIM LAINNYA”
Ramadhan mengubahku menjadi pribadi yang Insaa Allah semakin baik dari hari keharinya (Amiin). Ada banyak sekali manfaat, hikmah dan usaha perubahan sikap, perilaku, akhlak dan aqidah yang ingin ku tingkatkan kuantitas dan kualitasnya. Di bulan ramadhan melalui buku kegiatan ini Mengubahku untuk menjadi orang yang lebih dan bisa untuk jujur, tidak berbohong, dan mengutamakan urusan duniawi saja. Khususnya peranku sebagai BUNDA, rupanya Ramadhan sangat memberiku inspirasi untuk memberikan pendidikan yang baik pada anak-anakku sayang. Terutama tentang kejujuran. Aku tidak lagi mengutakan PENILAIAN DUNIAWI, aku tidak mau anakku bangga nilai pelajaran agamanya bagus, tapi membohongi Tuhan, aku menginginkan pendidikan anakku adalah berkah. Pendidikan yang benar-benar Allah Ridhoi. Dan semangat itu jauh lebih kudapatkan dibulan ramadhan ini.
Lewat terawih berjamaah di Masjid, sholat wajib berjamaah, mendengarkan ceramah, menonton tayangan televisi tentang anak sholeh yang hafizh Quran, lewat dongeng dan cerita kisah nabi, lewat kegiatan indahnya berbagi, menolong teman, pemberitahuan manfaat puasa bagi kesehatan dirinya, mengaji bersama dengan menggunakan Al Quran untuk anak agar anak semakin mencintai Al Quran. Semua kegiatan itu kulakukan dengan penuh syukur bersama suamiku dan anak-anakku.
Dan....
Alhamdulillah kini kaka Kalle (9 tahun) dan Abrisam (7, 5 tahun) sudah mampu menjalankan ibadah puasa sehari penuh. Seperti suatu hari Abrisam mengajukan “pertanyaan indah untukku”.  “Bunda kalau Abrisam puasa Allah sayang  Abrisamkan Bund, nanti disyurga Abrisam  boleh minta apa aja sama Allahkan?, Abrisam mau minta Ice cream, mainan, juga susu kesukaannya Abrisamkan Bun?” begitu celoteh petanyaannya yang lugu.  “ Iya sayang, PASTI Allah SWT sayang sekali sama Abrisam, Allah pasti sayang sekali sama anak sholeh yang rajin puasa, sholat dan mengaji seperti Abrisam.” Jawabku mantap sembari kupeluk dan kucium penuh cinta.
Juga...
Kaka Kalle dia makin semangat menjalankan ibdah dibulan ramadhan ini. Alhamdulillah ya Robb kami sangat bersyukur sudah ditakdirkan menjadi orang tua dari mereka. Kalle juga sangat jujur mengisi tiap item dari isi buku kegiatan ramadhannya.
Lalu aku...???
Aku terus berdoa memohon pada Sang Illahi Robbi agar motivasi, manfaat, semangat, perubahan baik, sikap jujur, ibu dan istri yang semoga dan Insaa Allah Shalekhah tetap terjaga. Semoga  Allah SWT terus membimbingku menjadi hamda dan muslimah yang baik Amiin Yaa Robbalalamiin.

Ini kisahku, ikutan juga yuk sahabat....
Wassalamualaikum Wr. Wb.

No comments:

Post a Comment