Friday, 15 May 2015

CURHATAN RASA KOEPOE-KOEPOE : JADILAH PERMAISURIKU, KALI INI AKU YANG MASAK, DUDUKLAH YANG MANIS



Dear Curhatan Rasa yang terus menjelajah hatiku....

tahu ngga jika hari ini aku sungguh bahagia.

siang ini suami berkata " Jadilah permaisuri untukku, kali ini aku yang masak, duduklah yang manis."  katanya mesra. Duarrrr perasaankupun bergemuruh (hiihihii) bahagia, seneng yaa rasanya dimanjakan, diperhatikan disayangi. 

Kali ini masak MIE AYAM CINTA ALA KOEPOE_KOEPOE ya Bunda, tuturnya dari dapur, sambil menyiapkan bahan-bahan yang dia butuhkan. Membuat mie ayam Karena cinta, hmmmm klise yaa tapi itulah Dia. Berawal dari cinta kepada pasangan dan anak-anak yang “terlanjur Cinta mati” pada mie ayam. Akhirnya  ” Dia lambungkan ide dan kreativitas memasaknya dengan judul halal, sehat dan enak dimakan. Dia tak ingin orang-orang yang kucintai sakit karena makan yang dimakan. Mencoba dan salah namun mencoba lagi dan kini anak dan istrinya berkata “ehmmm enak Ayah besok bikin lagi yaa." ungkap kami bahagia.  Suamiku mengolah Mie ayam sayur dan buah Mie bayam, mie wortel, mie buah naga juga mie cumi-cumi.  Makanan anti vetsin askirnya dapat dia suguhkan untuk keluarga tercinta. Dan itu disempurnakan dengan produk Koepoe-koepoe

 

Ditemani jus jamu kesukaanku kamipun asyik menikmati tiap gigitan, serasa berjelajah rasa kesetiap kunyahan demi kunyahan. hari ini dia memperlakukanku sungguh istimewa. hmmmm rasanya ko pass ya rasanya. bumbunya meresap lembut dikuah dan ayam kecanya empuk. sambil tersenyum dia berkata "masakkan enakkan berasal dari tangan-tangan hebat" sembari tersenyum. "STTTTTSSS AKU PAKE ANEKA REMPAH PRODUK DARI KOEPOE-KOEPOE BUNDA" tuturnya bangga." mulai dari lada putih bubuk, ketumbar bubuk dan kucampurkan sedikit kunyit bubuk. memasak makin mudah dan hasilnya sempurna ya Bun." ungkapnya bahagia.

lewat tulisan ini ingin kusampaikan betapa aku merasa menjadi permaisurimu. perasaan kita tidak berubah justru makin bertambah 11 tahun perjalanan perkawinan kita, kita mampu saling mengisi dan menguatkan. lewat jelajah rasa ingin kuberterimakasih karena engkau telah menjadi imam buat aku dan anak-anakku.Terimakasih pada Ibu dan Bapak mertua karena sudah melahirkan, mendidik , mengasuh anak lelakinya dengan begitu baik. terimakasih pada Tuhan, Allah SWT atas segala perjodohan indah ini. Terimakasih pada Koepoe-koepo yang menyempurnakan manisnya magligai yang kita bina. lihatlah anak-anakku tumbuh sehat, aktif dan bahagia....

dan sekali lagi...memasak enak dan sehat berasal dari tangan-tangan cerdas dan kreatif, untuk menyempurnakannya pakailah segala macam produk koepoe-koepoe untuk memenuhi kebutuhan memasak. #CURHATANRASA


Thursday, 14 May 2015

CURHATAN RASA KOEPOE-KOEPOE : “KARENA KOEPOE-KOEPOE MESKI DIAM CINTA ITU TERUCAP”





Cinta terkadang tak terbatas  pada kata dan ucap. Pada tingkahlaku dan “DIAM” sesekali bisa menterjemahkan cinta dalam wujud terhalus direlung sanubari orang yang kita cintai. Cinta ada dengan banyak cara dan wajah.  Dan kali ini aku memberikan wajah termanisku lewat makanan yang disempurnakan oleh produk koepoe-koepoe.
Kadangkala, oleh Tuhan aku dihadiahi kemampuan untuk merangkai kata manis yang dipersembahkan bagi orang yang kita cintai. Namun sesekali akupun dibuat kehabisan stok dan terbata-bata ketika 11 tahun pernikahan dan kata manis itu tergerus oleh lelah, cape, penat juga waktu. Beruntung aku punya penyambung lidah tanpa aku harus berbusa-busa mempujanggakan kata indah laksana Kahlil Gibran ataupun Asrul Sani. Aku hanya Bunda beranak 4 (atau...BARU 4 hehehhe, aku benar tidak mengetahui rahasia Tuhan tentang jumlah anakku kelak). Dan dialah segala macam varian produk koepoe-koepoe. Dari mulai rempahnya, toping, bahan pelengkap pembuat kue, bumbu instan yang terjamin kualitas dan manfaatnya. Cintaku tersalurkan tanpa harus banyak kata. Dan orang – orang yang kukasihi tahu dengan benar betapa sayangnya aku pada mereka.

Aku bersyukur benar akan segala perjodohan Tuhan ini. Karena buatku JODOH itu adalah ketika dua orang bertemu karena saling menemukan, Sama-sama berhenti karena telah selesai mencari, Sama-sama saling menjaga karena takut akan kehilangan,
Sama-sama saling mengasihi karena takut akan saling menyakiti. Kunikmati benar setiap lembaran fase kehidupan yang harus kulalui. Apapun judul dan temanya. Pahit, sedih, suka, bahagia, sungguh aku menikmatinya.
Menjadi Bunda menuntutku “mendadak” menjadi pelukis handal buat anak-anakku. Bukan hanya warna merah, hijau, atau kuning tapi juga perpaduan jingga dan hijau. Tentang dongeng akhlak anak sholeh, tentang sahabat sejati, tentang nikmatnya bermain permainan tradisional, tentang asyiknya menciptakan game dengan karakter sesuai desain dan nama kesayangan kita, tentang bangganya terlahir sebagai anak-anak kami orang tuanya, tentang belajar rajin dan mengharumkan nama bangsa. Aku terus berharap bahwa aku mampu menjadi pelukis handal tak hanya cerdas mengkombinasikan warna, tapi menhidupkan dimensi dan cerita indah bagi tiap lembaran kehidupan anak-anakku. Semoga cerita indah yang kutorehkan adalah bekal indah untuk membentuk karakter kepribadian anak-anakku menjadi pribadi yang sehat dan meneduhkan pemandangan mata kami orang tuanya.Laksana BALON kuingin kelak anak-anak kami terbang tinggi tak hanya karena indah warnanya tapi lebih karena isinya. terbang tinggi meraih mimpi harumkan nama bangsa dan negeri. 



Sebagai Bunda aku juga “harus” menjadi ilmuan yang teliti dan berdedikasi. Berharap menjadi penemu setiap fase perkembangan moment per momentnya, bahwa aku adalah orang yang pertama berjumpa dengan perkembangan anak, kemampuan anak dan memastikan kesehatan anak-anakku. Itulah fungsi dan peranku kini sebagai Bunda.
Dan....
Semua itu kumulai dipagi hari....
Lewat makanan yang kumasak. Kupastikan dan terus  memastikan bahawa aku sudah melakukan hal baik dan benar. Memilihkan yang terbaik lewat makanan adalah laksana aku sedang “berinvestasi  cinta” untuk kehidupan keluargaku kelak. Lewat makanan yang disempurnakan oleh produk koepoe-koepoe wujud pernyataan cintaku terejawantahkan. Tanpa kata tanpa ucap...tapi diam penuh cinta. Tapi sesekali bahkan sering kata I LOVE YOU juga akrab diantara kami. Ayah padaku, aku pada suamiku, Ayah pada anak-anak, anak-anak pada ayah. Bunda pada anak-anak, anak-anak pada Bunda. Bersama cium, peluk dan tatapan mata. Cinta diantara kami makin mengembara. bersama seruputan teh, kubuatkan sarapan pagi khas Koepoe-koepoe kesukaan keluarga kami.


Atau sore hari sambil ngeteh dan membaca buku, sambil santai dan mengobrol seru. Cemilan sehat ala koepoe-koepoe kuhadirkan ditengah kehangatan keluargaku ini. Ditemani canda dan tawa. Kami terus bersyukur akan kesempatan Tuhan ini. Semoga saja Allah SWT memberikan kami judul-judul indah dilembaran kehidupan kami berikutnya....atau bila Tuhan sesekali menuliskan tentang pilu dan sesekali sedih ijinkan kami terus bersama dan saling menguatkan, mengisi dan saling memahami. Amiin Yaa Robb....
Sore ini aku buatkan Bakpau isi kacang hijau sebagai cemilan sehat bagi orang – orang yang kusayangi. Kupilihkan pewarna merah rose dan baking powder koepoe-koepoe menyempurnakan kelezatan bakpau yang kubuat. Melihat bakpau buatanku laris manis wahhhh sungguh nikmat sekali bahagia ini. Meski lelah namun melihatnya “makan sambari merem melek” hihiihi lucunya Kalle, Abrisam, Khalilla dan Shauqina  hilang jadi puas dan bahagia.





Cinta itu harus terus dipupuk keabadiannya. ada banyak cara, ada banyak pilihan, ada ribuan teori tapi tidak semua pandai mempraktekannya. lewat makanan adalah hal yang paling sederhana namun penting untuk menjadikan anak-anak kita tumbuh dengan sehat dan bahagia karena terlahir sebagai anak kita. atau juga untuk suami, lewat makanan yang kita buat ternyata bisa membuatnya makin rindu rumah dan ingin lekas pulang. rindu kami bagian terpenting dalam kehidupannya. 


Teruntuk ibu bijak mari pilih yang terbaik untuk keluarga. lewat segala macam produk koepoe-koepoe pekerjaan memasak ini menjadi seni yang indah bagi kodrat kita sebagai Bunda. dan itu sungguh membahagian hati kita. tengoklah ketika suara sendawa itu ada, keringat mengucur karena nikmat dari memakan makanan yang kita masak, belum lagi...ucapan sayang dari orang -oran terkasih " TERIMAKASIH BUNDA, BUNDAKU HEBAT MASAKAN BUNDA ENAK" wawwww nyessss INDAHNYA....NIKMATNYA....
dan hari ini...sungguh aku bahagia......#CURHATANRASA





Wednesday, 13 May 2015

CURHATAN RASA KOEPOE-KOEPOE “LAKSANA LUKISAN INDONESIA RAYA KOEPOE-KOEPOE TERPANCAR DIDAPURKU”





CURHATAN RASA KOEPOE-KOEPOE
“LAKSANA LUKISAN INDONESIA RAYA KOEPOE-KOEPOE TERPANCAR DIDAPURKU”





Dear Jelajar Rasa
Mau Curhat Nih.......
Dapur adalah salah satu area favoritku, laksana istana yang akan kujaga kebersihan, nyaman, dan menyenangkan sehingga aku betah berlama-lama ada didapur. segala upaya aku lakukan untuk memperindah dapur mulai dari foto keluarga yang bertengger manis di dinding dapur, hingga memo-memo cinta pesanan anak-anak dan suami akan menu makanan yang ingin kumasakan untuknya.  salah satu yang wajib ada berjajar manis diistanaku ini adalah segala macam produk koepoe-koepoe. mulai dari macam-macam rempah, bumbu instan, bahan-banhan pembuat kue, toping. Produk Koepoe-koepoe adalah lukisan indah akan nikmatnya tinggal dibumi Indonesia yang kaya akan rempahnya. 

Tentang Koepoe-koepoe.....

SEJARAH KOEPOE-KOEPOE HADIR DIHIDUPKU: BUKAN SINGA ATAU BADAK TAPI KOEPOE-KOEPOE


Tanpa kusadari menyukai Koepoe-koepoe ternyata sejak aku kecil. Berlarian mengejarnya adalah adalah kombinasi apik dari pacuan adrenalin dan bahagia. “Kenaaaaa” teriakku bahagia. Setelah puas memegang dan memandangi indah warna sayapnya. Akupun  melepaskannya terbang tinggi.
Suatu hari ketika aku diajak bertamasya ke Kebun binatang aku juga lebih menyukai melihat aneka jenis koepoe-koepoe dan BUKAN Singa atau juga Badak. Pilihanku  jatuh pada Koepoe-koepoe. Dan itu menular pada anakku Khalilla. Lewat tarian “Koepoe-koepoe yang lucu” dia makin mencintai koepoe-koepoe.


Lewat gerak dan lagu, lewat nyanyian dan gambar, lewat dongeng dan cerita dia sangat mencintai koepoe-koepoe. Dan tentang cinta akupun jatuh didalamnya bersama segala macam produk KOEPOE- KOEPOE. Hal ini adalah baik untukku dan orang –orang terkasih. Lewat GENERASI KOEPOE-KOEPOE kutularkan mereka “ILMU” memasak yang sempurna, karena buatku varian produk koepoe-koepoe bukan hanya meingankanku dalam menciptakan menu-menu andalah tapi yang terpenting adalah koepoe-koepoe MENYEMPURNAKAN setiap masakan yang kuracik. Contoh nih, dulu aku memasak ayam bumbu kuning, hasil masakanku kacau balau karena ternyata kunyit yang kupakai masih mentah dan kuhaluskan tapi tidak sempurna. Hasilnya setiap kunyahan menemukan bongkahan kunyit juga lada putih yang merusak kenikmatan masakanku. Akhirnya masakanku tidak habis, sedih deh melihatnya. Atau ketika kuhaluskan menggunakan blender seringkali air yang kucampukan untuk menghaluskan terlalu banyak sehingga bumbunya encer. Hmmm...TAPI ITU DOELOE, ketika aku belum mengenal produk koepoe – koepoe. Kini varian koepoe-koepoe juga makin bervariasi memasak makin bersemangat deh.
Dari eyang putri dan Mamah aku kenal produk koepoe-koepoe, tapi dulu aku hanya mengenal bahan perlengkapan pembuat kue. Tapi kini aku tahu bahwa produk koepoe-koepoe semakin banyak variasi,kemasannya juga efisien. Dari dul aku yakin bahwa produk koepoe-koepoe dibuat dari bahan pilihan juga berkualitas tinggi.

Keyakinan ini kemudian kutularkan pada generasiku GENERASI KOEPOE-KOEPOE. Kuajak anak-anakku mengenal lebih dekat dengan dapur dan koepoe-koepoe. Karena “DAPUR” juga bisa menjadi saranaku untuk lebih dekat dengan anak-anak, lebih dekat dengan kekayaan rempah, alam, laut bangsa dan negri Indonesia tercinta. Dan Koepoe-koepoe adalah potret kecil “LAKSANA LUKISAN INDONESIA RAYA KOEPOE-KOEPOE YANG TERPANCAR  DIDAPURKU” Koepoe-kopoe adalah wajah dimana Bangsa Indonesia kaya akan rempah dan bahan makanan yang unik, enak, lezat dan bergizi. Kuingin kelak ketika mereka menjadi dewasa tidak salah memilihkan produk yang terbaik, aman dan sehat bagi kesehatan diri dan keluarganya, yaitu melalui produk koepoe-koepoe.





Aku juga ingin mereka menyebarkan pada orang lain dan dunia bahwa betapa kayanya Indonesia ini yang terangkum dalam kekayaan produk koepoe-koepoe. kuingin mereka bangga pada produk Indonesia, kuingin mereka bangga menjadi warga negara Indonesia.

Hmm....sudah hampir siang nih....saatnya memasak Yukk !!!

CINTANYA TERTAMBAT DISOTO BUMBU TAUCO



Hari ini aku masak soto tauco khas kota Tegal. Tentang soto adalah makanan pertama yang kusuguhkan pada orang yang 11 tahun lalu begitu gagah meminangku. Dia adalah ayah dari anak-anakku. Mungkin karena cinta atau entah apa....perjumpaan soto yang pertama singgah dimulutnya dia minta tambah. Hmmm....meski geli (doyan atau lapar heheh) tapi aku suka menyuguhkannya. Dan kini soto bumbu tauco sudah mengalahkan soto bumbu kawang dan gula merah asal daerahnya. Soto bumbu tauco sudah menjadi menu favorit buatnya.  Dengan cinta dan koepoe-koepoe kuracik soto tauco untuknya.

 Dan tak lupa....
Aksi saling suap ini masih saja terjaga hingga pernikahanku 11 tahun ini. Pemandangan inipun sudah menjadi tontonan asyik buat anak-anak kami. Kata mereka “Aku suka Ayah dan Bunda saling sayang.”. Semoga Abadi ya Alloh...Amiin. 



Turut andil dalam program jelajah rasa tentang Curhatan Rasa bersama koepoe-koepoe adalah wujud kecintaan kami bahwa ternyata koepoe-koepoe sudah terpatri apik dihati kami. laksana lukisan indah yang memancarkan kecantikkan, keelokkan, kenikmatan masakan khas Indonesia. dan itu kumulai dari ruang idamanku, istanaku....DAPURKU, bersama aneka ragam produk Koepoe-Koepoe.



Buat Bunda-Bunda bijak yang sayang pada keluarga dan bangga akan bangsanya pilihan memakai produk Koepoe-Koepoe adalah pilihan yang tepat. Dibuat dari bahan pilihan berkualitas tinggi, kemasan yang higienis dan menarik. sehingga kita makin memiliki semangat untuk menyuguhkan cinta untuk orang-orang yang kita sayangi lewat makanan, cemilan yang sehat dan nikmat.#CURHATANRASA